Saya sudah berumur lebih dari seperempat abad, sudah cukup ‘tua’ untuk menerima informasi baru lagi. Jadi kenapa saya mau merepotkan diri menjadi orang bodoh lagi?

Pertanyaan di atas saya pertanyakan kepada diri saya sendiri dengan kesal ketika saya kesulitan dengan kewajiban menyelesaikan ujian kenaikan jenjang di course yang saya ikuti…

A short story about take faith in a leap.

Alright, this year I took several changes to challenge my self. To pull me up from my shell-shaped life.

First, I get my mental illness be cured professionally. And I’ve reached my 7th months of therapy. I felt several changes. Good…

Agustus 2021.

Tahun ini, bulan lalu tepatnya, saya harus mengikhlaskan kenyataan tidak akan bertemu lagi dengan Pak Tuo di dunia ini. Terakhir saya bertemu beliau secara fisik adalah pada bulan Juli 2018. Tiga tahun lalu. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 98 tahun. Maa syaa Allah panjang umur.

Pak Tuo…

Halo Mei, sudah kembali? KEMANA SAJA?

Sudah kembali? Benar-benar sudah kembali? Apa yang kamu lakukan selama beberapa hari, eh minggu, eh bahkan bulan ini? Bukan ini bukan interograsi. Cuma penasaran saja. Kamu kemana saja? Hilang. Sibuk? Benar-benar sibuk? Sibuk apa? Sibuk APA?

Mundur daftar S2. Eh, atau batal? Tugas WSE…

Kenapa?

Ya, ya, aku tak tahu kenapa aku yang terpilih lahir di dunia.

Aku tak tahu kenapa diantara sekian juta sperma dan satu ovum itu yang akhirnya bertemu, membentuk aku.

Aku tak tahu kenapa.

Tapi aku tahu alasan apa yang membuatmu terpilih lahir di dunia.

Kau mau tahu itu apa?

Benar kau mau tahu itu?

Yaitu,

Alasanmu ada adalah untuk menjadi alasanku merasakan dan menjalani suatu rasa bernama bahagia.

Entah kenapa akhir-akhir ini blog ini isinya curhatan tentang kondisi kesehatan saya semata. Padahal siapa yang peduli kan? wkwk

Hari ini Senin. I am not well. Physically. Ngantuk sekali. Capek sekali. Akhirnya brain-fog terjadi. Berjam-jam dari jam 8 pagi saya menatap layar laptop tanpa ada produktivitas terkait pekerjaan. Terakhir yang…

Jumat minggu lalu, saya menyelesaikan terapi tahap 1. Hari ini dan beberapa hari sebelumnya saya sangat stabil dan nyaman. Tidak ada gangguan perasaan yang sangat “suram”. Ya, dada saya terasa sesak ketika om kami akhirnya meninggal karena infeksi SARS-CoV-2. Namun syukur alhamdulillah I can handle it.

Jadi saya kira, saya…

Challenge #35: Hujan

Beberapa minggu yang lalu, Bogor-Jakarta sendu sekali. Hujan terus hampir setiap hari. Jakarta terendam banjir beberapa hari, ya hasil kiriman air dari Bogor juga si. Berhari-hari mendung, pakaian tidak kering, badan makin makin malas, dan rasanya rindu sekali melihat matahari.

Meskipun sendu, sedari kecil saya diajarkan bahwa…

Mental health journey #2

Hari ini Senin. Kecemasan dan kekhawatiran entah tentang apa kembali lagi. Tapi toh mesti dihadapi juga. Toh tidak jelas juga yang dikhawatirkan ini apa. Saya rasa berani menghadapi hidup hari ini saja sudah hebat. You rock Me!

Semalam saya dan suami sempat berdiskusi "ringan" tentang sifat…

Selamat pagi!

Bismillah alhamdulillah pagi ini kepala saya lebih “ringan”. Alhamdulillah bangun pagi ini berbeda dari hari sebelumnya. Perasaan saya ringan, badan saya kembali nyaman. Tidak lemah, malas, atau berat seperti hari-hari yang lalu. I can smile without need a reason. Alhamdulillah!

Hari ini (Jumat) adalah hari kedua saya menjalani…

Mei Riasanti

XX. An open book person. Crafting my thought into the words. Bringing my words into a thought.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store